Beranda » Ketika Para Istri Pegawai PLN Menagih Tunggakan Listrik

Ketika Para Istri Pegawai PLN Menagih Tunggakan Listrik

NUSANTARA

Rabu, 19 Juni 2013 22:26 wib

Dion Umbu Ana Lodu - Sindo TV

SUMBA TIMUR - Tingginya tunggakan pelanggan Lampu SEHEN (Super Ektra Hemat Energi) di wilayah PT PLN area Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, (NTT), memantik nurani para istri pegawai PLN setempat.

Mereka terjun ke para pelanggan bak debt collector untuk menagih tunggakan. Namun, mereka meminta tagihan dengan cara simpatik.

Pada Rabu (19/6/2013) siang, mereka menagih pelanggan di Desa Tamburi, Kecamatan Rindi. Dengan lembutnya, para istri menyampaikan pemahaman akan pentingya penerangan (listrik) untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan serupa juga dilangsungkan di desa lain.

Penagihan itu dilakukan di bawah koordinasi Manager PLN area Sumba Tige B Kale dan Koodinator Persatuan Ibu PLN rayon Sumba Timur Andreas Mehang.

"Kami datang ke rumah para pelanggan dengan cara simpatik. Kami memperkenalkan diri, memberikan pemahaman akan pentingnya penerangan bagi peningkatan ekonomi keluarga. Untuk menjamin kelangsungannya, warga kami imbau untuk bayar tepat waktu," jelas Adriana, isteri pimpinan PLN rayon Sumba Timur.

Terpisah, Andreas Mehang, menjelaskan, berdasarkan data PLN rayon Sumba Timur, selama tiga bulan terakhir pihaknya telah mengunjungi 155 desa untuk menagih tunggakan listrik.

"Ada 155 desa yang tersebar di 22 kecamatan. Jumlahnya mencapai 6.800 pelanggan," sebutnya.

Hasil dari kunjungan itu, pihaknya bisa menekan tunggakan. "Kami jemput bola, istri kami para karyawan PLN juga demikian. Awalnya tunggakan mencapai Rp1,1 miliar. Namun, kini dengan segala jerih payah bisa ditekan hingga tersisa Rp450 juta," paparnya.

Pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membantu memberi pemahaman dan sosialisasi ke masyarakat.
(Dion Umbu Ana Lodu/Sindo TV/ton)


source : http://news.okezone.com/read/2013/06/19/340/824423/ketika-para-istri-pegawai-pln-menagih-tunggakan-listrik